Kehidupan rumah tangga yang harmonis merupakan impian dari semua orang. Bahtera rumah tangga yang penuh damai dan cinta kasih merupakan alat untuk menggapai masa depan yang lebih baik. Memiliki keluarga bahagia, sehat dan sejahtera merupakan prasyarat awal untuk mencapai masa depan lebih baik.

keluarga-bahagiaSemua berawal dari satu kata, cinta. Cinta adalah dasar dari proses pembentukan kehidupan yang penuh dengan keharmonisan. Tanpa cinta tak mungkin semua itu dilakukan. Cinta akan membuat seseorang lebih menghargai yang lain. Dan cinta hanya bisa dilahirkan bila kita mau belajar menerima apa adanya apa yang ada dalam diri pasangan.

Cinta tidak untuk menuntut kesempurnaan lahir batin. Manusiawi nbahwa semua orang memiliki kekurangan. Justru dengan cinta sebuah pasangan akan tumbuh harmonis karena bisa saling melengkapi kekurangan masing-masing. Cinta tumbuh dari lubuk hati paling dalam. Maka cinta sejati adalah cinta yang menghargai, cinta yang bisa memahami bahwa memang benar pasangan kita memiliki kekurangan, dan itu wajar, dan karena kekurangan itu pula seseorang akan menanamkan cinta sejati.

Dari kekurangan itu pula kita bisa belajar bahwa tak ada manusia yang sempurna. Semua manusia normal adalah manusia yang berkekurangan. Maka kehadiran pasangan kita adalah untuk SALING MELENGKAPI.

Mempertahankan Cinta

Cinta itu anugerah, kata sebuah lagu. Mencintai itu gampang, kata sebagian orang. Tapi mempertahankan cinta sepanjang hayat, itulah tantangan dri semua orang yang ingin memiliki keluarga bahagia. Mempertahankan cinta sepanjang mengarungi bahtera rumah tangga bukan merupakan hal mudah. Justru itulah proses terberat pasangan suami istri (pasutri) berusaha untuk mengatasi tantangan dan hambatan yang melintang sepanjang jalan.

Ada proses pada saat cinta bersemi, ketika seseorang tidak lagi peduli dengan apa saja kekurangan orang yang dicintai. Terutama saat seseorang dalam masa-masa awal berumah tangga. Namun pada proses di kemudian hari, ketika semakin banyak kekurangan pasangan yang kita ketahui, dan sering kali kita kurang bisa menerimanya, cinta mulai meluntur dan meredup.

Hal ini amat berbahaya bila tidak ada koreksi dari diri masing2. Bahwa mencintai adalah menerima segala kekurangan. Justru dengan kekurangan itulah “aku mencintai dirinya” apa adanya. Cinta tidak menuntut agar pasangan berperilaku persis seperti kita. Namun cinta adalah upaya untuk mengorbankan keinginan itu dan menjadikannya sebagai sarana untuk saling menghargai satu sama lain.

Cinta, jangan kau pergi … Kehidupan rumah tangga harmonis mustahil tanpa cinta. Cinta menjadi pondasi yang kokoh untuk menciptakan rumah tangga sakinah mawaddah wa rohmah. Cinta adalah proses pembelajaran jangka panjang. Tidak ada yang mulus, tapi wajar penuh dengan rintangan. Namun bila sudah melewati berbagai rintangan dan kita sanggup mengatasinya, maka bobot cionta kita semakin berkualitas dan tak mudah diterpa oleh hambatan seperti apapun.

Menjaga cinta adalah sesuatu yang berat. Tapi itulah satu-satunya syarat yang bisa kita lakukan untuk menciptakan keluarga harmonis sehat dan bahagia, sesuai dengan visi misi Abe Global. Tuhan telah menganugerahkan sesuatu yang indah bernama CINTA, dan kewajiban kitalah untuk menjaganya sampai akhir masa. Cinta … jangan kau pergi 🙂

Bila Anda sudah berada di puncak sukses, jangan pernah kacang lupa kulitnya. Itu yang pernah saya dengar dari ceramah BOYKE DIAN NUGRAHA saat Recognition PT Abe Global 2012 di Jember.

Silakan simak cuplikan videonya berikut ini

Cinta, jangan kau pergi, tetaplah bersemayam dalam keluarga kita semua … sepanjang masa

Salam sukses, bahagia dan sehat selalu