Keputihan Wanita Saat Hamil

Kehamilan adalah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh pasangan suami–istri. Pada kondisi ini baik si jabang bayi maupun ibunya sangat dijaga kesehatan jasmani dan mentalnya. Hal ini dikarenakan apa yang dirasakan maupun terjadi pada sang ibu akan berefek secara langsung terhadap si bayi. Bahkan masyarakat percaya bahwa akan berkepribadian seperti apa nanti si bayi juga ditentukan pada masa-masa ini.

Keputihan Saat Hamil

Jika apapun yang terjadi baik pada fisik ataupun mental si ibu berpengaruh terhadap perkembangan bayinya maka apa yang akan terjadi jika sang ibu mengalami keputihan saat hamil? Sementara hampir setiap wanita mengalami keputihan selama kehamilan, apakah ini normal atau telah terjadi infeksi?

Keputihan sebenarnya adalah proses alamiah tubuh dalam membersihkan organ intim kewanitaan melalui sekresi atau pengeluaran cairan di dalam vagina. Proses alamiah ini disebut keputihan fisiologis dimana kejadian ini tidak berbahaya bagi manusia. Ketika proses alamiah ini bertemu dengan bakteri akibat kondisi vagina yang tidak higienis maka terjadi keputihan patologis.

Cairan atau lendir yang dihasilkan dari proses ini berbau tidak sedap, menggumpal seperti susu basi, berwarna kuning hingga kehijauan, menimbulkan rasa gatal dan merah pada permukaan kulit vagina. Keputihan yang tidak normal ini disebabkan oleh jamur Candida albicans yang sangat dipengaruhi hormon, kebersihan vagina, penggunaan antibiotik berkepanjangan dan penyakit diabetes mellitus.

Saat Hamil Muda

Ketika wanita mengalami keputihan saat hamil muda, meskipun ini dianggap wajar hendaknya berhati-hati. Ada tiga jenis keputihan yang bisa terjadi saat hamil yaituvaginosis baterialis, kandidosis vulvovaginal dan trikomoniasis. Vaginosis baterialis disebabkan oleh perubahan kondisi vagina. Keadaan dimana bakteri baik menghilang tergantikan oleh mikroorganisme lain dalam jumlah yang besar. Efek dari penyakit ini jika dibiarkan dapat menyebabkan kelahiran prematur, berat bayi rendah dan ketuban pecah sebelum saatnya.

Lalu kandidosis vulvovaginal disebabkan oleh candidia albicans. Pada wanita sehat juga terdapat jamur ini, namun dapat terjadi ledakan jumlah sel-sel jamur jika menghadapi kondisi seperti; kehamilan, penyakit degradasi kekebalan tubuh, diabetes mellitus dan pemakaian celana terlalu ketat. Penyakit ini dapat menyebabkan kelahiran prematur. Kemudian yang terakhir adalah trikomoniasis, disebabkan oleh protozoa yang biasanya mendiami saluran uretra serta ditularkan melalui hubungan badan. Trikomoniasis dapat menyebabkan kelahiran premature dan bayi lahir dengan berat badan rendah.

ladyfem-boyke

Untuk mencegah terjadinya keputihan saat hamil ada beberapa tips yang bisa dilakukan. Pakailah pakaian dari bahan katun dan usahakan tidak memakai pakaian dari bahan sintetis dan celana yang ketat. Tidak memakai pantyliner setiap hari. Setelah mandi upayakan area genital benar-benar kering, gunakanlah handuk yang bersih sebagai pengering bukan tissue wangi. Anda bisa gunakan Tisu Majakani di sini.

Membasuh area genital dari depan ke belakang ketika buang air besar maupun kecil untuk mengurangi potensi berkembangnya mikroorganisme jahat kurangi konsumsi kafein dan gula. Serta konsultasikan dengan dokter sebelum memakai obat apapun.

Informasi Wikipedia Tentang Majakani