Banyak wanita, baik dewasa maupun masih remaja, sering mengeluhkan permasalahan reproduksi mereka. Dibawah ini saya akan menjabarkan beberapa permasalahan reproduksi wanita:

1. Vulvovaginitis

Vulvovaginitis ialah suatu peradangan pada vagina dan vulva yang disebabkan oleh iritasi seperti sabun cuci maupun sabun mandi. Kebersihan diri yang tidak sesuai, misalnya setelah buang air membersihkan yang seharusnya adalah dari depan ke belakang bukan sebaliknya. Hal tersebut yang biasanya menyebabkan peradangan. Gejala yang muncul yaitu kemerahan pada vagina dan terasa gatal, bahkan sampai keluar cairan dari vagina.

2. Pendarahan nonmenstrual

Pendarahan nonmenstrual yang pada umumnya terjadi dikarenakan penumpukan partikel asing di dalam vagina, misalnya tisu toilet. Pendarahan juga dapat disebabkan oleh peluruhan uterus. Dimana kondisi mukus membran uretra yang mencuat keluar dari vagina. Lalu membentuk jaringan lunak yang bentuknya mirip seperti lingkaran cincin dan mudah mengeluarkan darah. Pendarahan nonmenstrual juga bisa disebabkan oleh cedera saat naik sepeda (vagina terbentur frame sepeda) dan bisa juga karena trauma pelecehan seksual.

3. Kehamilan ektopik

Kehamilan ektopik dapat terjadi karena telur yang dibuahi (zygot) bertumbuh diluar rahim serta melekat pada tuba falopi. Wanita yang mengalami ini akan merasakan sakit dan nyeri yang menyakitkan pada area perut dan diharuskan berkonsultasi dengan dokter. Karena hal tersebut butuh penanganan melalui jalan operasi.

Sedikit permasalahan tentang reproduksi wanita yang dapat menambah ilmu pengetahuan kita.

Balas Komentar

Email Anda tidak akan dipublikasikan Kolom isian wajib *