Penyembuhan Disfungsi Ereksi Pada Diabetes

Artikel ini tentang disfungsi ereksi pada diabetes, yang didasarkan pada berbgai sumber. Disfungsi ereksi merupakan gejala tidak normal yang membuat kelamin pria (penis) tidak dapat bekerja secara optimal. Penis yang merupakan organ vital tersebut seharusnya selain dapat sebagai alat ekskresi dalam pembuangan urin, dapat pula sebagai alat untuk membantu dalam proses kopulasi. Pada beberapa kasus, disfungsi ereksi menimbulkan seorang pria tidak dapat mempertahankan penisnya untuk ber ereksi dalam kurun waktu yang lama, sedangkan pada kasus lainnya terdapat penis yang tidak dapat ber ereksi sama sekali meskipun telah diberikan rangsangan.

disfungsi ereksi pada diabetes

Disfungsi Ereksi pada Diabetes

Disfungsi ereksi dapat disebabkan oleh beberapa faktor, salah satunya adalah penyakit diabetes. Disfungsi ereksi pada diabetes membuat penderitanya mengalami kerusakan pada pembuluh darah dan saraf sehingga proses ereksi menjadi terhambat meskipun gairah seksual tetap ada di dalam dirinya.

Penyakit diabetes mellitus membuat seseorang lebih berpotensi terkena disfungsi ereksi ketimbang mereka yang tidak mengidapnya. Penyakit diabetes membuat gula darah meningkat di dalam tubuh sehingga akan merusak sistem saraf tepi dan pembuluh darah yang fungsinya adalah menyuplai darah ke dalam penis.

Suplai darah merupakan syarat penting untuk melakukan ereksi, bila penis tidak mendapatkan suplai darah yang cukup maka penis akan kesulitan dalam melakukan ereksi. Selain itu, penderita diabetes juga erat dengan permasalahan kegemukan, kolesterol, dan darah tinggi. Hal tersebut akan mempersulit fungsi kerja pembuluh darah dan sistem saraf yang berujung pada disfungsi ereksi.

Terdapat beragam pengobatan untuk disfungsi ereksi pada diabetes, baik pengobatan medis maupun pengobatan alami. Pengobatan yang rutin dengan check-up secara teratur dapat memperbaiki kualitas ereksi. Beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh penderita disfungsi ereksi yang ditimbulkan oleh diabetes adalah memahami penyakit diabetesnya dan berusaha untuk melakukan pengobatan rutin, selalu memperhatikan kadar gula yang ada di dalam tubuhnya, makan makanan yang sehat, dan rutin berolahraga.

Masih ingin lebih jauh tentang disfungsi ereksi ini, silakan lebih banyak browsing berbagai informasi di Google.com Di sini banyak sekali yang bisa kita pelajari dari masalah-masalah seksual pria seperti impotensi atau lemah syahweaty atau disfungsi ereksi, terkait juga dengan gejala-gejalanya, penyebabnya serta cara penanggulangannya. Dengan kita mengetahui apa saja penyebab masalah kesehatan yang satu ini kita berharap penyakit ini bisa diatasi lebih dini dan diketahui cara terbaik untuk menyelesaikannya.

Mengkonsumsi Obat

Pengobatan secara medis pada disfungsi ereksi pada diabetes dapat dengan mengkonsumsi obat yang mengandung sildenafil sitrat. Obat tersebut akan memperkuat dan menahan penis dalam kondisi ereksi saat telah ereksi. Cincin penis dan pompa vakum dapat pula menjadi alternatif bagi penderita disfungsi ereksi. Alat tersebut diopersikan dengan cara pompa vakum dimasukkan kedalam penis, kemudian udara di dalam pompa di kosongkan sehingga darah dapat masuk ke dalam penis sehingga menimbulkan ereksi.

Setelah penis dalam kondisi ereksi, pasangkan cincin penis pada pangkal penis, fungsi dari cincin penis ini adalah untuk menahan aliran darah yang telah masuk ke dalam penis agar kondisi ereksi tetap terjaga. Pemakaian alat ini akan membuat pemakainya tidak nyaman dalam beberapa waktu, memerlukan adaptasi yang berlangsung kurang lebihnya sekitar 2 minggu baru pemakai alat ini dapat membiasakan diri.

Demikian info singkat tentang penyembuhan disfungsi ereksi pada diabetes, semoga berguna buat Anda. Salam sehat selalu dan bahagia bersama keluarga.

Disfungsi Ereksi dan Pengobatannya Alami, Ubah Gaya Hidup

disfungsi-ereksi dan pengobatannyaDisfungsi Ereksi dan pengobatannya banyak ditelusuri orang karena orang yang mengalaminya ingin mendapatkan solusi yang paling tepat dari penyakitnya tersebut. Tanpa penanganan yang tepat justru dikhawatirkan akan menimbulkan masalah lain. Misalnya penggunaan obat-obatan ilegal dan tidak terdaftar. Pada satu sisi bisa saja didapatkan hasil instan, namun justru di kemudian hari justru melahirkan masalah yang lebih rumit.

Disfungsi ereksi atau impotensi adalah ketidakmampuan alat kelamin pria (penis) untuk ‘tegak’ ataupun mempertahankan kondisi ‘tegak’ tersebut. Disfungsi seksual ini kerap di temukan pada pria yang telah berusia lanjut, namun tidak menutup kemungkinan pria yang masih berusia muda dapat menderita disfungsi seksual ini.

Mencari terapi alami untuk pengobatan disfungsi ereksi merupakan hal yang banyak diidamkan oleh para penderitanya. Selain itu mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat merupakan jalan awal untuk menyelesaikan masalah yang sangat mengganggu kehidupan rumah tangga ini.

Disfungsi Ereksi dan Pengobatannya

Ketidakmampuan penis untuk berdiri ketika menanggapi rangsangan seksual ini merupakan momok bagi setiap pria, terlebih lagi bagi mereka yang telah menjadi kepala rumah tangga. Menjadi kepala rumah tangga atau suami pastilah memiliki kewajiban untuk menafkahi istri sebagai nafkah batin. Namun bagaimana bisa seorang suami yang menderita disfungsi ereksi dapat memenuhi kewajiban tersebut. Dalam pembahasan kali ini akan membahas mengenai disfungsi ereksi dan pengobatannya secara alami.

Fungsi penis yang normal selain sebagai alat ekskresi sisa metabolisme yang berupa urin adalah sebagai alat bantu reproduksi. Untuk dapat menjadi alat bantu reproduksi, penis harus dapat ereksi terlebih dahulu. Dengan penis yang telah ereksi akan dapat di jadikan alat yang di hubungkan dengan organ kelamin wanita (vagina) agar dapat terbentuk proses reproduksi.

Apabila penis tidak dapat ereksi, maka akan menjadi kendala tersendiri untuk membentuk sebuah hubungan seksual. Untuk membuat dan mempertahankan penis ereksi diperlukan darah yang mengalir di dalamnya, darah ini kemudian bertahan dis ana cukup lama untuk mempertahankan penis tetap ‘tegak’. Dalam kasus disfungsi ereksi dapat menjadi dugaan terjadi masalah dalam pembuluh darah di dalam tubuh penderitanya.

Terdapat bemacam-macam cara untuk menyembuhkan disfungsi ereksi. Penyembuhan dapat dilakukan dengan cara medis, yakni dengan mengkonsumsi obat-obatan kimia (tentunya atas petunjuk dokter yang kompeten), maupun dengan penyembuhan secara alami. Dalam tulisan yang membahas mengenai disfungsi ereksi dan pengobatannya ini, diharapkan pembaca yang tengah menderita disfungsi ereksi dapat memperoleh informasi seputar pengobatan disfungsi ereksi, sedangkan untuk pembaca yang normal, semoga tulisan ini dapat memperdalam pengetahuan seputar disfungsi ereksi dan pengobatannya.

Mengubah Gaya Hidup

Untuk mengobati disfungsi ereksi, penderita perlu untuk memperhatikan pola hidup yang telah membawanya pada penyakit ini. Bagi penderita yang merupakan perokok, maka berhentilah untuk merokok, hal tersebut merupakan salah satu penyebab disfungsi seksual ini. Penderita di anjurkan mengurangi beban pikiran, masalah hidup yang dapat memicu stress dapat menjadi penyebab penyakit ini secara psikis. Lalu untuk penderita yang merupakan pecandu alkohol, cobalah untuk mengurangi atau bahkan berhenti untuk mengkonsumsi alkohol, ganti kebiasaan mengkonsumsi alkohol dengan membiasakan diri untuk rutin berolahrga, olahraga yang teratur dapat memberikan kesegaran pada tubuh dan memperbaiki fungsi kerja pada organ-organ tubuh.

Namun demikian, bila segala pantangan telah ditunaikan namun disfungsi ereksi belum hilang, cobalah untuk konsultasi kepada dokter yang mengetahui dengan pasti perihal disfungsi ereksi dan pengobatannya. Dokter yang merupakan spesialis seksual pasti memiliki cara-cara penyembuhan secara medis yang berguna untuk mengatasi masalah ini.